SuaraBatam.id - Tes GeNose belum diterapkan secara resmi oleh Pemkab Karimun. Padahal, alat tersebut sudah tersedia di beberapa titik transportasi, salah satunya di Pelabuhan Tanjungbalai Karimun.
Disampaikan oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq, pihaknya akan membahas terlebih dahulu kebijakan ini sehingga hasilnya nanti bisa digunakan sebagai landasan penerapan tes GeNose.
"Khusus di Karimun, saya belum menandatanganinya. Karena pertimbangan-pertimbangan teknis dan pertimbangan sosial masyarakat," ujar Rafiq.
Meski demikian, bagi warga Karimun yang hendak melakukan perjalanan dan membutuhkan tes GeNose, tetap bisa memanfaatkan layanan ini.
Namun demikian, Pemkab Karimun juga menyediakan surat kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten bagi masyarakat yang tidak mampu menggunakan tes GeNose.
"Kalau itu memang dapat mereka lakukan, diterapkan dan dapat dipertanggungjawabkan. Tapi kita belum merekomendasikan dan belum mewajibkan, karena harus ada pertimbangan-pertimbangan yang nantinya tidak menimbulkan gejolak," ujar Rafiq, melansir Batamnews (jaringan Suara.com).
"Sebagai kepala daerah, saya mengatakan bahwa untuk mengurangi beban pada masyarakat, saya belum menandatangani surat rekomendasi penggunaan GeNose," tutupnya.
Berita Terkait
-
Waduh! Sebagian Warga India Percaya Mandi Kotoran Sapi Bisa Kebal Corona
-
Mudik Dilarang, Masyarakat Bakal Malas Keluarkan Uang
-
Sehari Raup Rp15 Juta Sebelum Corona, Jasa Penukar Uang Kini Gigit Jari
-
Larangan Mudik Timbulkan Beban Listrik Meningkat Selama Lebaran
-
Ribuan Pemudik Bobol Pos Penyekatan di Bekasi, Ini Kata Polisi
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 6 Sepatu Slip On Tanpa Tali Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Harga Mulai Rp120 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Bantuan Sepeda dari BRI Peduli Antar Mahesa Lebih Dekat dengan Cita-Cita
-
2 Tewas dalam Bentrok di Setokok Batam, Polisi Didesak Usut Dalang Kerusuhan
-
BRI Gelar InFrame 2026, Ajak Masyarakat Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan
-
Pria di Anambas Ditemukan Tewas Dalam Rumah usai Cekcok dengan Istri
-
Warga Batu Aji Ngeluh Krisis Air, Rawat Mertua Stroke dengan Tisu Basah