SuaraBatam.id - Wabah virus corona membuat Pemerintah Indonesia melarang masyarakat untuk pulang kampung alias mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun ini.
Berbagai upaya dilakukan pihak berwenang agar masyarakat tidak mudik hingga bisa memutus rantai penularan virus corona.
Namun, belakangan kebijakan ini menuai beragam kritikan dari publik. Pasalnya, saat warga Indonesia dilarang mudik, justru ratusan WN China hingga India bebas masuk Indonesia.
Paling baru, warganet di Instagram melancarkan protes mereka karena adanya penangkapan warga yang ingin mudik menggunakan perahu.
Dijelaskan oleh pengunggah, patroli laut yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menggagalkan rombongan warga yang nekat mudik secara tersembunyi melalui jalur laut di perairan Teluk Jakarta pada Minggu (9/5/2021).
Akibatnya, mereka akhirnya diminta memutar balik kapal tersebut. Patroli laut digelar dalam rangka pengawasan pelaksanaan pengendalian transportasi laut Idul Fitri 1442 Hijriah.
Gelaran ini sesuai Surat Edaran Satgas Covid-19 dan Peraturan Menteri Perhubungan No.13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021 dan Pencegahan Penyebaran COVID-19.
Unggahan akun info.banten itu lantas diserbu ratusan komentar dari warganet yang membandingkan hal ini dengan kedatangan warga luar negara yang masuk ke Indonesia.
"Tapi gagal menghalau pelancong dari China," sebut netizen.
Baca Juga: Eks Pentolan FPI Ditangkap, Gara-gara Provokasi Orang Untuk Mudik
"Kemenhub lancarkan penerbangan Wuhan ," tulis ip***ay.
"Pemudik dari wuhan gimana pak?? Cegat juga dong suruh putar balik," ujar lainnya.
Berita Terkait
-
Kisah Pemudik Lewati Pos Penyekatan Karawang untuk Menikah di Pemalang
-
4 Hari, 2 Pos Penyekatan Perbatasan di Sleman Putar Balik 3.688 Kendaraan
-
Polisi Tangkap Pria yang Ajak Warga Terobos Penyekatan Mudik
-
Penyekatan Bekasi Karawang Jebol, Polisi: Sayangilah Keluarga dan Negara
-
Cegah Penyebaran Covid-19, Angkasa Pura II Dukung Larangan Mudik Lebaran
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan Finance Asia, dari Best CEO hingga Best Bank
-
Pengguna Qlola Tembus 99 Ribu, BRI Perkuat Platform Digital bagi Nasabah Bisnis
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas, Dari Inklusi Keuangan Hingga Akumulasi Aset
-
Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo 2026 Torehkan Rekor MURI
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli