SuaraBatam.id - Usai ramai karena isu dualisme, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kini dikabarkan mendapat elektabilitas tinggi. Bahkan, mendapatkan nilai yg lebih tinggi dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Meski demikian, Kepala Badan Komunikasi Strategi DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengaku tidak ingin berpuas diri dengan survei tersebut.
“Malah hasil ini membuat kami semakin terpacu mengingat meningkatnya rasa percaya, kepercayaan dari masyarakat yang menitipkan harapannya kepada kami,” ungkap Herzaky lewat keterangan resminya pada Minggu (11/4/2021).
Herzaky menuturkan, Partai Demokrat hingga kini belum memikirkan lebih jauh terkait Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Ia mengklaim, pihaknya masih fokus dengan penanganan pandemi Covid-19.
“Masih terlalu dini bagi kami berpikir ke arah sana di tengah situasi berat yang dialami rakyat akibat pandemi ini,” tutur dia, melansir Makassar Tekini (jaringan Suara.com).
Dengan adanya survei tersebut, menurut Herzaky hal ini adalah bukti masyarakat ingin pemimpin baru dari kalangan muda. Diharapkan, para tokoh-tokoh muda tersebut dapat memberikan ide-ide segar untuk menyelesaikan segala persoalan negara.
“Tampilnya pemimpin muda ke pentas nasional diharapkan bisa memberikan ide segar yang out of the box, tapi tentu tetap menginjak bumi," ucap Herzaky.
"Sehingga bisa memberikan solusi yang bukan saja baik secara konsep, melainkan juga benar-benar dapat diterapkan dan bermanfaat dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi bangsa dan negara ini," sambungnya.
Dikabarkan sebelumnya, dalam survei yang digelar IPO pada 10 April 2021, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin dengan hasil 15,8 persen disusul Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan tingkat keterpilihan 12,6 persen.
Baca Juga: Buntut Kudeta Partai Demokrat, AHY Geser Elaktebilitas Prabowo
Pada posisi ketiga diisi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno dengan tingkat keterplihan 9,5 persen.
Lalu, di peringkat keempat ada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan tingkat keterpilihan 7,9 persen disusul AHY di peringkat kelima dengan tingkat keterpilihan 7,1 persen. Peringkat keenam dihuni Prabowo Subianto dengan tingkat keterpilihan 5,7 persen.
Berita Terkait
-
Buntut Kudeta Partai Demokrat, AHY Geser Elaktebilitas Prabowo
-
Gegara Alasan Ini, Prabowo juga Diundang di Nikahan Atta Halilintar-Aurel
-
Ferdinand Hutahaean: Saya Tidak Percaya Sama Pak SBY
-
Pejabat PT Pelni Dipecat Bikin Pengajian, Rachland: Saya Mulai Curiga
-
Motif Jokowi Hadiri Pernikahan Atta dan Aurel Dibongkar Ashanty
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya
-
Anggota Polisi di Kepri Jalani Sidang Etik usai Diduga Aniaya Pacar