SuaraBatam.id - Pihak berwenang regulasi obat di Eropa menemukan adanya hubungan antara vaksin virus corona AstraZeneca dengan kasus pembekuan darah pada orang dewasa.
Meski kasus ini jarang terjadi, pihak regulator saat ini tengah mempertimbangkan sejumlah bukti yang dikumpulkan.
"Satu penjelasan yang masuk akal untuk kombinasi gumpalan darah dan trombosit darah rendah adalah respon imun, yang mengarah ke kondisi yang mirip dengan yang kadang-kadang terlihat pada pasien yang diobati dengan heparin," sebut European Medicines Agency (EMA) yang dilansir dari Reuters.
Adanya temuan ini jadi salah satu masalah global di tengah usaha berbagai belahan dunia untuk melawan wabah virus corona atau Covid-19.
Meski demikian, ada laporan yang diberikan pada pekan lalu yang mengklaim tidak adanya peningkatan risiko penggumpalan darah secara umum akibatsuntikan vaksin AstraZeneca.
Kabar ini menjadi pukulan telak bagi AstraZeneca yang merupakan salah satu pionir vaksin Covid-19 yang bekerja sama dengan Universitas Oxford.
Berkaitan dengan masalah ini, Komite keamanan EMA meminta adanya studi lebih lanjut terkait vaksin tersebut guna mendapatkan lebih banyak informasi.
Berita Terkait
-
Vaksin AstraZeneca, Ahli Tak Heran Kasus Pembekuan Darah pada Dewasa Muda!
-
Wapres Ma'ruf Amin Minta Semua Ulama di Daerah Divaksin AstraZeneca
-
Khawatir Pembekuan Darah, Uji Coba Vaksin AstraZeneca pada Anak Dihentikan!
-
Diduga Sebabkan Stroke, Uji Coba Vaksin AstraZeneca Pada Anak Dihentikan
-
Oxford Hentikan Riset Vaksin AstraZeneca bagi Anak dan Remaja
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kick-off Perayaan HUT ke-131, BRI Kedepankan Semangat Ekonomi Kerakyatan
-
Gandeng Kemlu, BRI Dorong Investasi Global dan Perluas Akses UMKM ke Pasar Internasional
-
Bermula Monyet Masuk Gardu, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam
-
Perkuat Ekonomi Rakyat, BRI Salurkan Kredit UMKM Rp1.235,4 Triliun
-
Nelayan Anambas Terombang-ambing Berhari-hari hingga Lautan Malaysia