SuaraBatam.id - Sejumlah aksi terorisme di beberapa wilayah di Indonesia semakin memprihatinkan. Pelaku terorisme juga kian sulit diidentifikasi, bahkan orang yang sebelumnya dikenal ramah bisa menjadi teroris akibat salah pergaulan.
Aksi terorisme juga tidak hanya mengancam nyawa para petugas keamanan. Terorisme seingkali juga membahayakan nyawa warga sipil.
Dengan asumsi ini, muncul pertanyaan apakah korban luka dan meninggal dunia akibat aksi terorisme dicover oleh asuransi?
Menjawab pertanyaan ini, Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu mengungkapkan perusahaan asuransi dipastikan mengcover korban yang terdampak.
"Kalau dia punya asuransi jiwa atau kesehatan dan dia korban. Pasti dicover, ingat kalau pelaku tidak dicover," kata dia dilansir dari Batamnews (jaringan Suara.com), Jumat (2/4/2021).
Ia menambahkan, hal ini berlaku bagi semua perusahaan asuransi jiwa. Untuk korban meninggal dunia dan memiliki polis asuransi jiwa, maka perusahaan asuransi juga akan memberikan uang pertanggungan kepada ahli waris korban.
"Ahli waris di sini bisa istri bila laki-laki sudah menikah atau orang tuanya bila belum menikah," ungkapnya.
Lebih lanjut Togar mengatakan, apabila korban akibat terorisme mengalami luka-luka hingga membutuhkan pertolongan medis intensif maka perusahaan asuransi menanggung biaya sesuai dengan polisnya.
"Nah ini kalau dia punya asuransi kesehatan, maka perusahaan asuransinya akan menanggung biaya sesuai dengan besaran yang tercantum dalam polisnya," ujar dia.
Baca Juga: 2 Terduga Teroris Tuban dan Surabaya Terkait JI dan JAD, Bukan Bom Makassar
Togar juga menjelaskan, dalam asuransi jiwa ada perluasan produk untuk menambah proteksi jika belum didapatkan dari produk biasa.
Berita Terkait
-
Jokowi Diminta Audit Internal Sebelum Nyatakan Perang Terhadap Terorisme
-
Isu Terorisme Muncul Kala Tone Oposisi Meningkat
-
CEK FAKTA: Pelaku Bom Gereja Katedral Makassar Eks Polisi Beragama Kristen?
-
Biar Kapok, Publik Usul Teroris Mati Dibaptis dan Makam Pakai Salib
-
Terduga Teroris Asal Bojonegoro Ditangkap, Kades: Dia Sering Menyendiri
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Viral Pungli di Jembatan Barelang Batam, Penertiban Dilakukan Besok
-
Pemprov Kepri Buka Suara Jawab Isu Pengurangan Ribuan PPPK
-
BRI Pastikan Seluruh Aktivitas Bisnis Dijalankan Transparan dan Hati-hati
-
Perkuat Ketahanan Ekonomi Purna PMI, BRI Peduli Gelar Pelatihan Wirausaha di Cirebon
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal