SuaraBatam.id - Sembarangan dalam menggunakan masker tidak hanya meningkatkan anda terkena virus corona namun juga meningkatkan potensi anda sakit leher, kok bisa?
Melansir dari penelitian yang diadakan oleh American Chiropractic Association (ACA), kesalahan saat menggunakan masker dengan peningkatan nyeri rahang, kekakuan leher, ketegangan mata, nyeri punggung atas, dan sakit kepala.
"Masker dapat membatasi jangkauan penglihatan ke area yang lebih rendah, terutama jika tidak dipasang dengan benar," demikian keterangan ACA, dikutip dari New York Post.
"Ini menyebabkan orang harus menekan dagu ke bawah, menggeser posisi tubuh, menahan leher, dan postur tubuh mereka untuk mempertahankan garis pandang," sambungnya.
Hal serupa juga disampaikan direktur klinis di Spear Physical Therapy di New York City, Ninia Agustin, yang menyebut bahwa seseorang tidak bisa melihat dengan jelas saat menggunakan masker dengan posisi yang salah.
"Saya tak bisa melihat ke bawah hanya dengan mata saya. Saya harus melihat ke bawah dengan cara menekuk kepala dan leher," ujar Agustin, melansir BAtamnews (jaringan Suara.com).
Ia menyebut, jika sesekali memang tidak masalah. Namun, apabila anda melakukan hal itu berulang-ulang, seperti berulang kali menghadap ke bawah untuk melihat ponsel selama berjam-jam tentu akan menyebabkan anda sakit leher.
Oleh karena itu, ia mengingatkan untuk menggunakan masker dengan benar dan memilih masker yang paling sesuai.
Selain penggunaan masker yang salah, peningkatan nyeri leher bisa dipicu oleh tingkat stres dan bekerja dari rumah. Maka dari itu, Agustin menyarankan untuk menggerakkan badan sebanyak mungkin.
Baca Juga: Terima 16 Juta Bahan Baku Vaksin Sinovac, Indonesia Kejar Target Vaksinasi
"Semakin banyak menggerakkan leher, kamu akan terasa lebih baik. Kapan pun kamu bekerja atau menelpon, cobalah untuk bergerak setidaknya setiap jam," ujar Agustin.
Berita Terkait
-
Sebut Covid Melonjak Lagi di Eropa, Jokowi: Kita Alhamdulilah Sudah Turun
-
Estafet Obor Olimpiade Tokyo Dimulai di Tengah Pandemi
-
Mengandung Zat Berbahaya, 15 Produk Hand Sanitizer Berikut Bisa Picu Kanker
-
Studi: Lama Antibodi Covid-19 Bertahan Bisa Berbeda Tiap Orang
-
Terima 16 Juta Bahan Baku Vaksin Sinovac, Indonesia Kejar Target Vaksinasi
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Perkuat Layanan Digital Diaspora, BRImo Taiwan Sabet Apresiasi di IDX Anugerah Inovasi 2026
-
Jalan Berlumpur Tak Jadi Halangan, Kepala Unit BRI Sigambal Bantu UMKM Naik Kelas
-
BRI Siap Dukung Prabowo Perluas Kepemilikan Rekening, Inklusi Keuangan Jadi Fokus
-
Kasus ISPA di Batam Meningkat Efek Kabut Asap Karhutla
-
5 Penerbangan di Bandara Hang Nadim Batam Batal Buntut Erupsi Anak Krakatau