SuaraBatam.id - Annisa Pohan dicibir netizen saat membela suaminya, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY. Sebab jabatan AHY dikudeta Moeldoko lewat KLB Partai Demokrat di Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Sumatra Utara pada Jumat (5/3/2021).
Annisa Pohan geram dengan KLB Partai Demokrat itu. Ia menuding pemerintah telah membiarkan KLB ilegal itu digelar.
Diketahui, meski tak memiliki izin keramaian dari pihak kepolisian, KLB Partai Demokrat itu tetap digelar dan tidak dibubarkan oleh Pemerintah. Sebanyak 1.200 orang hadir dalam KLB tersebut.
Adapun 1.200 peserta itu terdiri dari mereka para undangan di DPC dan DPD seluruh Indonesia.
Hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat itu mengukuhkan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko sebagai Ketua Umum periode 2021-2025.
"Ketika sebuah Partai Politik diambil haknya secara paksa dg melanggar konstitusi, lebih lagi ada “pembiaran” dari yang punya kuasa. Apalagi dengan hak Rakyat kecil? Siapa yang akan lindungi? apakah kita akan terus diam?," tulis Annisa Pohan di akun twitternya.
Cuitan istri dari AHY itu pun langsung mendapat tanggapan dari warganet.
"Hallo mbak tolong ngopi dulu..itu semua urusan partai demokrat bukan urusan penguasah yo mbok sadar jangan tidur terus," tulis @ondeman*****
"Baru tahu rasanya di dzolimi ya mba. kita rakyat kecil sudah puas di dzolimi oleh para penguasa. Ayo maju kedepan melawan ke tidakadilan. Dan bayangkan juga bagaimana perasaan para orang tua dan keluarga para syuhada 6 laskar FPI yang diambil nyawanya," tulis @Bach***
Baca Juga: Reaksi Keras AHY Dikudeta Moeldoko: Memalukan, Tidak Ksatria!
"Dulu MLB PKB 2008 juga di biarkan oleh yg punya kuasa. Tapi apapun itu, demokrat sekarang sudah naik kelas. Yg tadinya dipimpin oleh purnawirawan mayor, sekarang dipimpin purnawirawan jendral," tulis @rudys****
"Jangan ngrundel gitu nanti Tuhan tidak suka," tulis @rofiq*****
"Bu udah bilangin ke suaminya n bapak mertuanya.. TEMPUR DONG TEMPUR.. Jangan cuma curhat.. Kalo berani tempur di lapangan.. Rakyat bakal banyak yg ikutan," tulis @Denoe*****
Berita Terkait
-
Bangun Ekonomi Tak Cukup Infrastruktur, Kualitas SDM Jadi Penentu
-
Menko IPK Minta Kota Bersiap, tapi Mengapa Birokrasi Daerah Lambat?
-
AHY Diprediksi Bakal Jadi Pesaing Kuat Gibran di Bursa Cawapres 2029
-
Soal Pidato AHY, Pengamat Sebut Sah Jika Publik Membacanya sebagai Langkah Awal 2029
-
Luruskan Pidato Politik, AHY Tegaskan Demokrat Tak Berpaling dari Prabowo
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Ingin Umrahkan Orang Tua, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Meninggal
-
Dikabarkan Tewas, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Dikontrak Rp600 Juta
-
Gegerkan Warga, Siswi SMK di Bintan Ditemukan Meninggal Dalam Kamar
-
Jadi Tentara Bayaran Rusia, Warga Natuna Dikabarkan Tewas Kena Serangan Drone
-
Bantuan Sepeda dari BRI Peduli Antar Mahesa Lebih Dekat dengan Cita-Cita