SuaraBatam.id - Pekerja seks atau PSK layani 15 pria sehari demi jadi pengusaha. Harga jasa seks sekali main Rp 180 ribu.
Semua itu dia lakukan untuk memulai bisnis toko bir. Bahkan si PSK mau jual anaknya karena sebagai penghalang usahanya.
PSK itu ada di Negara Bagian Ebonyi, Nigeria.
PSK itu berniat menjual bayinya yang berusia 4 bulan untuk modal bisnis bir.
Karena hal tersebut, wanita bernama Victoria Chukwube ini berakhir di kantor polisi.
Menyadur Sahara Reporters Jumat (26/02), Victoria kebingungan untuk melacak, siapa ayah kandung dari anaknya. Ia mengatakan saat itu melayani 15 pria tanpa menggunakan pengaman.
"Pada hari yang menentukan ini, saya perlu membeli bekal yang cukup untuk diri saya sendiri. Jadi, saya memutuskan untuk mencari pelanggan (pria) untuk berhubungan seks dengan saya."
"Saya mengumpulkan 5 ribu naira (Rp 180 ribu) dari setiap pria yang tidur dengan saya tanpa menggunakan kondom. Saya berhubungan seks dengan 15 pria pada hari itu."
Setelah hari yang melelahkan itu, ia mendapati dirinya hamil dan tak tahu siapa ayah dari bayi di dalam kandungannya.
Baca Juga: Kisah PSK Jual Bayi untuk Modal Bisnis Bir
Victoria yang sedang berusaha memenuhi kebutuhan hidupnya ingin terjun ke dunia bisnis dengan berjualan bir, tapi bayi mungil ini membuat aktivitasnya terhambat.
"Bayi itu mengganggu bisnis saya karena saya tidak berencana untuk memiliki anak jadi, inilah mengapa saya ingin menjualnya agar saya dapat berkonsentrasi pada bisnis kedai bir saya yang akan segera saya mulai."
Kini, bayi itu sudah berada di Kemnetrian Urusan Wanita untuk pemeriksaan kesehatan mental agar mereka bisa mengambil tindakan lebih lanjut.
Saat interogasi, wanita ini menjelaskan tidak memiliki kemampuan finansial untuk merawat anak tersebut namun ia menolak memberikan nama daerah asalnya.
"Saya adalah pekerja seks komersial berusia 32 tahun dan bayi saya baru berusia empat bulan. Saya ingin menjual bayi itu seharga 40 ribu (Rp 1,5 juta) naira untuk memulai bisnis. Saya memiliki lemari es dan saya tinggal di Ogbe Hausa di Abakaliki," kata dia.
Berita Terkait
-
Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar
-
Sisi Gelap Piala Dunia 2026, NYPD Siaga Hadapi Lonjakan Perdagangan Seks
-
Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
-
Viral Santriwati Ngaku Hamil Tanpa Hubungan Intim, Logika Publik Berontak
-
Tampang Pria Jepang yang Terlibat Kasus Prostitusi Anak, Bos Perusahaan Hiburan Ikut Terseret
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional
-
UMKM Naik Kelas Jadi Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Terbesar di Indonesia
-
Juicy Luicy Klarifikasi soal Bagasi: Batal Tampil di Batam, Singgung Penyelenggara
-
Perkuat Layanan Digital Diaspora, BRImo Taiwan Sabet Apresiasi di IDX Anugerah Inovasi 2026
-
Jalan Berlumpur Tak Jadi Halangan, Kepala Unit BRI Sigambal Bantu UMKM Naik Kelas