SuaraBatam.id - Gempita pencarian bakat yang digelar Suara.com bersama Media Musik Proaktif, Bintang Suara kini telah mencapai babak final.
Dari total 300 peserta yang mendaftar, terpilih 30 besar finalis yang akan memperebutkan tiket untuk maju ke babak Grand Final Bintang Suara dan memperebutkan tiket rekaman di bawah label Proaktif.
Seperti diberitakan sebelumnya dari 30 finalis yang terpilih dalam proses penjuraian awal, dibagi dalam tiga grup dengan jumlah peserta masing-masing sebanyak 10 orang.
Para peserta di dalam tiap grup tersebut wajib menunjukan performa terbaiknya secara virtual di hadapan dewan juri dari perwakilan Suara.com dan juga Proaktif.
Mereka akan menunjukan kemampuannya dengan menyanyikan dua lagu pilihan yang sudah ditentukan dengan irama yang berbeda.
Pada penampilan di Grup 1 Bintang Suara lalu, sebanyak 10 finalis telah menunjukan performanya secara maksimal di hadapan dewan juri.
Tampil beda dibandingkan ajang pencarian bakat lainnya, Finalis Bintang Suara dihadapkan sejumlah tantangan yang tidak mudah dan nantinya akan menjadi salah satu faktor penilaian dari dewan juri.
Dewan juri yang melakukan penilaian dalam babak 30 besar Bintang Suara ini dipilih dari pihak Suara.com dan Proaktif, yakni Restu Mahardani, dan Bambang Sugianto. Sedangkan perwakilan dari Suara.com, yakni Ririn Indriani dan Ferry Noviandi. Keempat dewan juri tersebut memiliki kompetensi dalam menemukan bibit terbaik dalam ajang pencarian talenta berbakat.
Para peserta kali ini memiliki ciri khas masing-masing karena berasal dari berbagai daerah yang ada di Indonesia, seperti dari Provinsi Sumatera Barat hingga Bali. Berikut nama-nama finalis yang akan menampilkan performanya pada Grup 2 Bintang Suara;
Baca Juga: Dipuji Banyak Juri, Finalis Bintang Suara Asal Bandung Kaget
- Shela Juliana (Buleleng)
- Maharani (Bengkulu)
- Mifthah Aulianti (Padang)
- Herlina Putri Handayani (Sragen)
- Aurelya Ratamchia Dewanda (Kediri)
- Sakila (Kepulauan Riau)
- Desyana Putri Agelia (Rembang)
- Gegy Candra Kurniawan (Surabaya)
- Dicky Pratamayudha (Boyolali)
- Yulia Ultri Diana Effendi (Batam)
Masing-masing peserta hanya memiliki waktu 15 menit untuk menunjukan kemampuannya di hadapan dewan juri. Tercatat ada beberapa kriteria parameter penilaian yang meliputi kemampuan olah vokal, penampilan hingga attitude.
Bagi Anda yang ingin menyaksikan siaran langsung seleksi Grup 2 putaran 30 besar Finalis Bintang Suara, bisa mengaksesnya pada Kamis (11/2/2021) mulai pukul 14.00 WIB dengan cara KLIK DISINI.
Berita Terkait
-
Besok, Putaran Final Bintang Suara Grup 2 Digelar, Persaingan Makin Panas
-
Penuh Penghayatan, Finalis Bintang Suara asal Lampung Menangis saat Nyanyi
-
Dipuji Juri, Peserta Bintang Suara Asal Lampung Ini Nangis Saat Audisi
-
Saksikan! 10 Finalis Grup 2 Bintang Suara Bakal Unjuk Penampilan
-
Ada Dua Finalis Grup 2 Bintang Suara Asal Jatim, Doakan Lolos Ya...
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
BRI Gelar InFrame 2026, Ajak Masyarakat Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan
-
Pria di Anambas Ditemukan Tewas Dalam Rumah usai Cekcok dengan Istri
-
Warga Batu Aji Ngeluh Krisis Air, Rawat Mertua Stroke dengan Tisu Basah
-
Hadapi Gempuran Hoaks Visual dan AI, PFI Tekankan Pentingnya Etika Foto Jurnalistik
-
Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI