SuaraBatam.id - Jalur darat yang berada di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau terancam putus karena terdampak abrasi parah di kawasan pesisir imbas gelombang tinggi akibat cuaca ekstrem.
Salah satu ruas jalan yang terdampak parah abrasi yakni kawasan wisata Batu Kasah, Desa Cemaga Tengah, Kecamatan Bunguran Timur.
Saat mendatangi lokasi terkait, nampak sisi jalan bagian yang menghadap bibir pantai berlubang akibat Abrasi. Sedangkan luapan air laut tampak menggenangi jalan tersebut.
Kepala Seksi Kedaruratan, Logistik, Rehabilitasi dan Rekonstruksi Dinas Damkar Kabupaten Natuna, Elkadar Lismana menjelaskan, dalam beberapa hari ini, banyak daerah di Natuna yang terdampak akibat cuaca ekstrem.
"Rumah roboh akibat gelombang, luapan air laut, rumah rusak akibat angin kuat, pohon dan tiang PLN yang tumbang bahkan saat ini abrasi di beberapa titik," kata Elkadar kepada Batamnews (jaringan Suara.com), Kamis (14/1/2021) pagi.
Terkait abrasi tersebut,Elkadar mengatakan, pihaknya bersama beberapa instansi terkait, akan menggelar gotong royong massal, mengingat jalan tersebut merupakan akses utama warga Desa Cemaga.
"Jangan sampai jalan ini rusak akibat abrasi," pungkas Elkadar.
Berita Terkait
-
Prihatin, Dua Rumah di Natuna Abruk Tersapu Ombak
-
Hujan Angin Kencang Tumbangkan Pohon Kelapa dan Bikin Tiang PLN Roboh
-
Ruas Jalan Provinsi di Kuansing Rusak, Warga: Kalau Hujan Kendaraan Antre
-
Diduga Kesal Dimarahi Orang Tua, Remaja di Natuna Nekat Mau Bunuh Diri
-
Jalan Berlubang Timbulkan Genangan, Warga Banguntapan Minta Pengaspalan
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak