SuaraBatam.id - Seorang warganet baru-baru ini, mendapatkan pesan dari ibu kosnya dengan isi dan maksud pesan tak terduga. Melalui akun Twitter @txtdariibukos pada 31 Desember, diunggah gambar tangkapan layar isi pesan WhatsApp dari pemilik Indekos warganet.
Mulanya, warganet mengira ibu kos mengirim pesan untuk menagih uang sewa bulanan. Tapi tak disangka, ia justru mendapatkan "tawaran" jodoh dari pemilik indekosnya itu.
Melalui pesan WhatsApp, pemilik indekos terlihat mengirim foto seorang perempuan yang wajahnya telah disensor oleh warganet. Bukan tanpa tujuan, pemilik indekos bertanya kepada warganet apakah sudah memiliki pasangan dan memperkenalkan perempuan di dalam foto tersebut yang ternyata adalah keponakannya.
"Mas sudah punya pasangan belum? Sama ponakan ibu mau tidak? Anaknya baik rajin cantik. Kemarin baru lulus sekolah tapi tidak masuk kuliah," tulis ibu kos warganet.
Pemilik kos tersebut melakukan hal itu karena ia tidak ingin keponakannya berpacaran dengan lelaki dari klub motor. Namun, ia ingin warganet langsung menikahinya. Ibu kos itu sampai melakukan sholat malam dan berdoa agar warganet dapat menjadi suami yang baik bagi keponakannya.
"Daripada dia pacaran sama anak klab motor yang nggak jelas, ibu lebih suka kalau dia sama mas aja. Tapi ibu mau langsung nikah aja, tak usah pacaran lama-lama. Tadi ibu sholat malam, doa ke gusti Allah supaya mas bisa jadi suami yang baik buat (nama keponakannya)," tambah pemilik indekos itu.
Tidak diketahui secara pasti di mana lokasi indekos tersebut, tapi kontak yang disimpan warganet bertuliskan Bu Kos Ampera. Selain itu, menurut keterangan waktu dalam gambar tangkapan layar, pesan tersebut dikirim pada pukul 04.45 pagi.
"Bangun tidur dapet WhatsApp dari ibu kos, kirain mau nagih uang bulanan ternyata nawarin ponakan," tulis warganet dalam keterangannya.
Unggahan yang telah dibagikan sebanyak lebih dari 3.400 kali dan disukai sebanyak lebih dari 22.300 kali ke sesama pengguna Twitter itu pun menuai beragam komentar.
Baca Juga: Ditawari Peninggi Badan, Jawaban Warganet Ini Bikin Penjual Auto Pamit
"Anji** lu bang, bangun tidur ditawarin jodoh. Lah gue bangun tidur masih kelilit headset," tulis akun @fahmired_.
"Kamu aja masih terkejut dichat takut dimintain uang kost, bagaimana menghidupi ponakan bu kost," tambah @Coucouz_.
"Penasaran dengan masnya sampe bisa ditawarin, baik banget berarti di mata ibu kos? Atau pesan serupa ditawarin ke penghuni lain juga?" ungkap @hijiril.
Berita Terkait
-
Berkat Nama Xiaomi, Gunting Kuku Ini Ditanya Fitur
-
Ngakak! Pembeli Ini Tanya Fitur Gunting Kuku Xiaomi
-
Ibu Kos Ngamuk Gegara Kunci Tak Dikembalikan, Sampai Sindir soal Gaji
-
Bukan Dikucilkan, Tetangga Lakukan Ini ke Keluarga Terinfeksi Covid-19
-
Aksi Para Tetangga terhadap Keluarga Terinfeksi Covid-19 Ini Bikin Salut
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan Finance Asia, dari Best CEO hingga Best Bank
-
Pengguna Qlola Tembus 99 Ribu, BRI Perkuat Platform Digital bagi Nasabah Bisnis
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas, Dari Inklusi Keuangan Hingga Akumulasi Aset
-
Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo 2026 Torehkan Rekor MURI
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli