SuaraBatam.id - Calon Wali Kota Batam petahana Muhammad Rudi akan menggelar perhitungan suara cepat atau quick count. Muhammad Rudi mengaku pemantauan ini dilakukan pada pukul 16.00 WIB.
Namun sebelumnya, Ia bersama dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam akan bergerak untuk memantau proses pencoblosan di beberapa titik rawan.
“Pemantauan ini dilakukan di posko pemenangan yang di Sei Panas, satu lagi tempatnya dirahasiakan,” ujar Rudi, Rabu (9/12/2020).
“Ada beberapa titik rawan akan kita kunjungi, setelah nanti kita kunjungi mudah-mudahan tidak rawan lagi,” katanya.
Sementara itu ketua tim pemenangan RAMAH, Kamaluddin mengatakan pihaknya telah menyiapkan real count dan quick count baik untuk Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Muhammad Rudi-Amsakar Achmad (RAMAH) maupun Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Kepri Ansar-Marlin Amanah Negeri (AMAN).
Sebelumnya, Muhammad Rudi beserta istrinya, Marlin Agustina telah menggunakan hak suaranya di TPS 026 di kawasan Perumahan Rosedale, Batam Kota, Rabu (9/12/2020).
Dengan memakai kemeja lengan panjang berwarna ice blue, Rudi didampingi Marlin yang menggunakan gamis berwarna putih serta jilbab berwarna putih juga tiba di TPS 026 sekira pukul 09.15 WIB.
Saat tiba di TPS, Rudi dan Marlin terlebih dahulu mencuci tangan di pintu masuk, kemudian masuk ke dalam TPS untuk mengambil surat suara. Dilanjutkan ke dalam bilik suara dan mencoblos.
Usai pencoblosan, Rudi berharap agar pelaksanaan pemungutan suara berjalan aman dan damai. Serta harus sesuai dengan protokol kesehatan (protkes).
Baca Juga: TPS Tempat Calon Petahana Wali Kota Batam Muhammad Rudi Nyoblos Sepi
“Saya titip penyelenggara agar dapat mengajak masyarakat untuk menggunakan hak suaranya,” ujar Rudi.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para aparat keamanan, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) serta RT/RW.
Pada kesempatan tersebut, Rudi membocorkan pilihannya, Ia mengaku memilih dirinya sendiri pada Pemilihan Wali Kota (Pilwako), sementara untuk Gubernur, Rudi mengaku mencoblos istrinya, Marlin Agustina.
“Pilih saya dan istri saya,” katanya.
Sementara itu istrinya yang notabene Calon Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina mengaku lega setelah menggunakan hak suaranya. Ia berharap pelaksanaan pesta demokrasi ini berjalan dengan baik. “Sudah lega, karena selama kampanye ini capek juga rasanya,” kata dia.
Mengenai harapan untuk menang, Marlin menyampaikan tetap optimis. Karena menurutnya segala usaha sudah dikerahkan selama masa kampanye lalu.
Berita Terkait
-
Nugas Nyaman Tanpa Bikin Kantong Jebol di Tjap Nyonya 2, Ada Dimsum Murah & Teh Refill!
-
Nvidia Siapkan Rp80,5 Triliun Beli Lahan di Batam, Buru Bisnis Data Center AI
-
Bukan Sekadar Bahan Bakar, BP Batam dan Pertamina Siapkan Fondasi Industri Aviasi Batam
-
Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional
-
Berburu Kuliner Legendaris di Batam: Kelezatan Mie Tarempa dan Luti Gendang
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Semangat Merah Putih di Asian Games 2026, BRI Dukung Kontingen Atlet Indonesia
-
Polda Kepri Ungkap Kasus Jual Beli Mesin Pesawat Bekas Senilai Rp30 Miliar
-
Kualitas Udara Membaik, Siswa Batam Kembali Belajar di Sekolah
-
Ingin Umrahkan Orang Tua, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Meninggal
-
Dikabarkan Tewas, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Dikontrak Rp600 Juta