SuaraBatam.id - Kota Batam masih belum lepas dari bayang-bayang wabah virus corona atau Covid-19. Paling baru, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam kembali melaporkan kasus baru pada Selasa (8/12/2020).
Berdasarkan data pada 7 Desember pukul 21.00 WIB, terdapat 40 kasus baru yang terdiri dari 8 kasus bergejala, 29 kasus tanpa gejala dan 3 kasus kontak erat.
Dengan adanya kasus tambahan ini, maka saat ini ada 4.432 kasus di Kota Batam, dengan kasus aktif sebanyak 816. Tercatat pada hari ini juga terdapat penambahan pasien sembuh sebanyak 40 orang dan, total ada 3.503 pasien yang sembuh.
Selain itu, kematian pasien Covid-19 juga bertambah menjadi 4 orang dan menjadikan akumulasi pasien meninggal kini sebanyak 113 orang.
Hal ini menyebabkan sembilan kecamatan di Kota Batam tidak juga beranjak dari zona merah Covid-19 dari .
Kecamatan Batam Kota masih menjadi wilayah dengan kasus Covid-19 terbanyak dengan akumulasi 1.018 kasus dan 210 kasus aktif.
Selanjutnya Kecamatan Sekupang dengan jumlah 724 kasus secara akumulatif dan 165 kasus aktif dan Kecamatan Seibeduk 589 kasus akumulatif, dengan 51 kasus aktif. Lalu, Sagulung terdapat 528 kasus dengan 69 kasus aktif.
Berdasarkan data dari Batamnews (jaringan Suara.com), Kecamatan selanjutnya yakni Batuaji dengan 459 kasus, dengan 82 kasus aktif. Kemudian di Bengkong tercatat ada 338 kasus dengan 72 kasus aktif.
Disusul Kecamatan Lubuk Baja ada 337 kasus, dengan 76 kasus aktif. Nongsa, terdapat 223 kasus dengan 35 kasus aktif dan Kecamatan Batuampar terdapat 189 kasus dengan 49 kasus aktif.
Baca Juga: Dinkes Pemalang Tak Wajibkan Tes Swab KPPS Reaktif Covid-19, Ganjar: Harus!
Sementara zona kuning disandang dua kecamatan yakni Belakangpadang dan Bulang, selanjutnya Kecamatan Galang masih mempertahankan status zona hijau.
Berita Terkait
-
Pakai Vaksin Pfizer, Inggris Laksanakan Vaksinasi Virus Corona Hari Ini
-
BPOM akan Keluarkan Izin Darurat Vaksin Sinovac Bila Syarat Ini Terpenuhi
-
Diingat Besok! Sebelum Pencoblosan Suhu Tubuh Diukur dan Wajib Cuci Tangan
-
Dinkes Pemalang Tak Wajibkan Tes Swab KPPS Reaktif Covid-19, Ganjar: Harus!
-
CDC Punya Cara Jitu Tangkal Laporan Palsu Kabar Vaksin Covid-19
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Buyback Saham BRI Berlanjut, Fundamental Tetap Solid
-
Kronologi Pria Tewas di Kamar Kos Batam, Cinta Segitiga Disebut Penyebab Penusukan
-
Cekcok Berujung Maut di Kos Batam: Alami 25 Luka Tusukan, Polisi Sita CCTV
-
Polda Kepri Mutasi Besar-besaran Jajarannya, Ada 475 Personel!
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur