SuaraBatam.id - Jasad seorang pekebun ditemukan tak bernyawa di kebun miliknya sendiri yang berada di Desa Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Sabtu (14/11/2020) kemarin.
Pria bernama Agil (70 tahun) itu sebelumnya pagi-pagi berangkat ke kebun yang tak jauh dari PT BAI untuk bersih-bersih. Warga menyebut Agil tinggal di Kampung Jeropet RT 01/RW 02 Kelurahan Kawal.
Saat Agil tak pulang ke rumah, sang anak merasa khawatir dan mencarinya. Ironis, anaknya menjumpai jasad ayahnya dalam kondisi telentang dan tak bernyawa di bawah pondok di kebun itu.
"Anaknya cari ayahnya karena sudah jam 8 malam tak pulang-pulang. Terus anaknya mencari ke kebun tapi didapati ayahnya sudah meninggal dunia," kata kerabat korban, seperti dimuat Batam News, Minggu (15/11/2020).
Kapolsek Gunung Kijang, AKP Monang Parlaguran Silalahi mengatakan, kasus ini sedang ditanganinya.
Malam itu setelah olah TKP, jenazah dibawa ke RSUP Raja Ahmad Tabib (RAT) Kepri di Batu 8 Kota Tanjungpinang. "Malam itu langsung dibawa ke rumah sakit untuk divisum," ujarnya.
Ketika dilakukan olah TKP, kata Monang, didapati luka dibagian kening korban. Namun ponsel dan kendaraan roda dua yang digunakan korban masih berada di lokasi kejadian.
Untuk memastikan apakah kematian korban ada unsur kekerasan atau tidak, maka dilakukan visum. Polisi juga meminta keterangan terhadap keluarga korban. Dari situ diketahui bahwa korban memempunyai riwayat penyakit asma.
"Dari hasil visum pihak RSUP Kepri bahwa korban meninggal dunia murni karena penyakitnya. Ketika sakitnya kumat korban tidak kuat menahan tubuhnya lalu terjatuh ke bawah dan mengalami luka di kening," ucap Kapolsek.
Baca Juga: Mayat Tanpa Busana Ditemukan di Kawasan Wisata Gunung Salak, Diduga ODGJ
Jenazah Agil sudah diserahkan kepada keluarganya malam itu juga, usai divisum.
Berita Terkait
-
Sajian Khas Imlek Tionghoa Pesisir di Bintan dan Kepulauan Riau, Mana Favoritmu?
-
Tak Masuk Kerja Berhari-hari, PPPK Rumah Sakit Ditemukan Tewas, Polisi: Jasad Mulai Menghitam
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Mayat Wanita Membusuk di Kali Pesanggrahan, Suami Histeris di TKP, Ada Apa?
-
Mayat Pria Tanpa Identitas dengan Luka Lebam Mengapung di Kali Ciliwung, Korban Pembunuhan?
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Waspada Gelombang Tinggi saat Gerhana Matahari Cincin di Kepri
-
Polda Kepri soal Maraknya Penyalahgunaan Whip Pink
-
BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
Diskon Tiket Kapal 30 Persen di Tanjungpinang Jelang Lebaran 2026
-
55 Ribu PBI JK di Batam dan Karimun Dinonaktifkan, BPJS Ungkap Cara Reaktivasi