SuaraBatam.id - Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Natuna ditutup selama 14 hari. Sebab ada seorang perawat UGD RSUD Natuna dinyatakan positif Covid19.
Wanita berinisial LP tersebut sekaligus menjadi kasus positif Corona kedua di Natuna.
Sebelumnya seorang pria Z, seorang staf Sekretariat Kantor Serikat Buruh di Pelabuhan Penagi, Ranai, Kabupaten Natuna juga dinyatakan positif. Pria itu sudah dinyatakan meninggal saat ini.
Tim Satgas Covid Natuna sebelumnya melakukan rapid test terhadap 4 orang yang dinyatakan reaktif Covid. Setelah uji PCR dilakukan, satu diantaranya dinyatakan positif yakni LP.
Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Natuna, Hikmat Aliansyah menyebut jika LP mengalami keluhan tak enak badan hingga, kehilangan fungsi indra penciuman. Ia awalnya berinisiatif melakukan rapid test untuk mengecek kesehatannya.
Kendati demikian LP disebutkan tidak ada melakukan perjalanan ke luar daerah. Tim Satgas juga akan melakukan uji PCR kepada tiga rekan LP sesama medis di RSUD.
"Tiga orang rekan LP di RSUD akan dites swab," terang Hikmat, Senin (2/10/2020).
Tim Satgas hari ini menggelar rapat terbatas, guna merespon kejadian ini. Hikmat mengatakan pihaknya mengambil langkah teknis untuk tracing contact saat ini.
RSUD Natuna juga disebutkan akan ditutup selama 14 hari dan pelayanan kesehatan dialihkan ke RS TNI AU.
Baca Juga: Kiki Dingin Tanda Penyakit dan Berita Populer Lainnya
Berita Terkait
-
Ada Dugaan Kelalaian, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam-Bintan
-
Buntut Blackout Batam-Bintan, Bukti Rambut Kera di Trafo Seret 5 Orang Jadi Tersangka
-
Blackout Batam Bikin Curiga, Bos PLN Tak Tahu Penyebabnya
-
Ibu Korban Blackout Batam: Hasil Pompa ASI Berminggu-minggu, Basi Dalam Hitungan Jam
-
5 Alasan Batam Layak Dijadikan Tujuan Sebelum Kembali ke Jakarta
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak