SuaraBatam.id - Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau mempelajari pelaksanaan pemilihan umum saat pandemi corona dengan Singapura.
Pjs Wali Kota Batam Syamsul melakukan pertemuan dengan Konjen Singapura di Batam Mark Low. Dia menggali informasi dan belajar pelaksanaan pemilu yang aman.
"Singapura melaksanakan pemilu Juni lalu, kami ingin tahu apa standar yang mereka jalankan sehingga tetap terbebas dari COVID-19," kata Syamsul Bahrum di Batam.
Berdasarkan perbincangannya dengan Mark Low, pelaksanaan pilkada di sana relatif sama dengan yang diterapkan di Indonesia.
Pemerintah Singapura mengkategorikan pemilih berdasarkan usia saat hari pemilihan berlangsung.
Warga lanjut usia melakukan pemilihan pada pagi, kemudian mereka yang sehat memilih pada siang.
"Bahkan, mereka sedang dikarantina, pemilihan dilakukan di tempat mereka di karantina. Kalau di Batam, karantina kita di RSKI misalnya, setidaknya harus ada TPS di sana," kata dia.
Pemerintah Singapura juga terus melakukan imbauan agar warga tetap menjalani protokol kesehatan.
"Mereka informasikan terus menerus, bahwa pemilihan dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat, hampir sama dengan yang kita buat," kata dia. (Antara)
Baca Juga: Positif Corona di Batam Tembus 2.000 Orang!
Berita Terkait
-
Analis Sebut Pendekatan Terukur Dasco Lindungi Stabilitas Sistem Presidensial
-
PSI Timang-timang Usulan Golkar Mau Pisahkan Pileg dan Pilpres
-
Pileg Tenggelam oleh Pilpres, Said Abdullah Sebut Pemisahan Pemilu Perlu Dikaji Matang
-
Tanggapi Usul Golkar Soal Pemisahan Pemilu, Dasco Sebut RUU Masih Sangat Dinamis
-
Nvidia Siapkan Rp80,5 Triliun Beli Lahan di Batam, Buru Bisnis Data Center AI
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
BRI Gelar InFrame 2026, Ajak Masyarakat Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan
-
Pria di Anambas Ditemukan Tewas Dalam Rumah usai Cekcok dengan Istri
-
Warga Batu Aji Ngeluh Krisis Air, Rawat Mertua Stroke dengan Tisu Basah
-
Hadapi Gempuran Hoaks Visual dan AI, PFI Tekankan Pentingnya Etika Foto Jurnalistik
-
Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI