SuaraBatam.id - Sebanyak 1.575 orang di Kota Batam positif corona. Sementara 1.002 orang sudah sembuh sampai, Selasa (29/9/2020) hari ini.
Gugus Tugas COVID-19 Kota Batam Kepulauan Riau mencatat tambahan 27 orang positif dan 28 orang sembuh dari paparan virus corona hari ini
"Pada Senin 28 September 2020, terdapat penambahan 27 kasus positif dan 28 pasien sembuh," kata Juru Bicara Gugus Tugas Batam, Azril A, Selasa siang.
Sebanyak 47 orang meninggal, sebanyak 523 orang masih dalam perawatan di rumah sakit dan tiga orang lainnya masih dalam persiapan evakuasi ke fasilitas kesehatan.
Dari tambahan 27 orang yang positif COVID-19, sebanyak 13 orang di antaranya konfirmasi bergejala, delapan orang di antaranya konfirmasi tanpa gejala dan enam orang lainnya konfirmasi kontak erat dengan pasien sebelumnya.
Masih dalam catatan Gugus Tugas, dari 523 orang positif COVID-19 yang masih dalam karantina dan isolasi, sebanyak 327 orang di antaranya dirawat di RS Khusus Infeksi Pulau Galang.
Kemudian 37 orang dirawat di RSBP Batam, 27 orang di RS Elisabeth Lubuk Baja, enam orang di RS Elisabeth Batam Kota, 45 orang di RSUD Embung Fatimah, 14 orang di RS Budi Kemuliaan, lima orang di RS Harapan Bunda, masing-masing empat orang di RS Graha Hermin dan RS Soedarsono Darmosoeito, 14 orang di RS Bhayangkara, 32 orang di RS Awal Bros dan delapan orang lainnya isolasi mandiri.
Sementara dengan tambahan 27 orang yang terpapar dan 28 orang yang sembuh, maka kini enam kecamatan di Batam berstatus zona merah, tiga kecamatan zona merah muda, dan tiga kecamatan zona hijau.
Kecamatan zona merah dengan jumlah warga yang dirawat lebih dari 20 orang yaitu Sekupang dengan 48 warga, Batuaji dengan 55 warga, Sagulung dengan 59 orang, Sei Beduk dengan 191 orang, Lubuk Baja dengan 33 orang dan Batam Kota dengan 99 orang.
Baca Juga: Alat Tes Covid-19 Cepat Seharga Rp74 Ribu akan Dipasok ke Seluruh Dunia
Zona merah muda (11-20 kasus) yaitu Batuampar dengan 11 orang yang masih dirawat, Bengkong dengan 19 orang, dan Nongsa dengan 11 orang. Serta tiga kecamatan zona hijau, atau nol kasus yang masih dalam perawatan yaitu Belakangpadang, Bulang dan Galang. (Antara)
Berita Terkait
-
Bahlil Ungkap Kendala Teknis Blackout Batam: Petir dan Kelelawar
-
Listrik Batam dan Sekitarnya Blackout, Gara-gara Proyek Data Center?
-
Profesor Jerman Sorot Pola Lama, Kementrans Gunakan Pendekatan Baru Transmigrasi di Rempang
-
Pemerintah Tawarkan 25 Hektare Lahan Pertanian ke Warga Rempang
-
Skema Transmigrasi Rempang Dirombak, Pemerintah Janji Warga Lokal Tak Terusir
Terpopuler
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya
- 7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda
- Urutan Skincare Pagi Wardah untuk Wajah Cerah Bebas Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Daftar HP RAM 12 GB Memori 512 GB untuk Multitasking, Cek Harga Terbarunya
Pilihan
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
Terkini
-
Perkuat Ekosistem Koperasi Desa, BRI Berikan Dukungan Lewat Kehadiran BRILink Agen
-
Dirut PLN Dicopot di Tengah Blackout Kepri
-
PLN Batam Ungkap Penyebab Blackout di Kepri: Monyet
-
Warga Batam Diminta Waspada: Kualitas Udara Memburuk, Jarak Pandang Terbatas
-
Bahlil Ungkap Penyebab Blackout PLN Batam: Kemungkinan Kelelawar