Di sudut lain, para korban lainnya berbagi posisi, berteduh di sisi sebuah tembok. Mereka menghadap sebuah meja panjang yang ditempati beberapa Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Batam.
Mereka mendata korban, menaksir kerugian, sebagai laporan untuk Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batam yang menaungi.
Zaimarni, Tagana Kota Batam yang telah selesai melakukan pendataan menuturkan, kerugian dari hangusnya 4 buah rumah dan seisinya ini ditaksir mencapai Rp 1 miliar. Angka itu didapat dari laporan para korban.
Pada prosesnya, Tagana akan tetap membuka posko darurat yang belum memiliki atap ini untuk memudahkan warga yang ingin berdonasi.
Bagaimana api menghanguskan rumah warga ini, tampaknya tak menarik lagi bagi para korban.
Tami, salah satu warga yang menyaksikan kebakaran dari kediamannya malam itu, mengatakan tubuhny sampai gemetar menyaksikan kobaran api yang begitu besar. Padahal rumahnya cukup jauh.
Suara orang berteriak, berlarian entah membantu atau menyelamatkan diri, kerabat dan harta benda, mengiringi api yang terus membakar.
Pemadam kebakaran yang dinanti datang saat kobaran api sudah mulai pelan. Sebagian besar bangunan sudah hampir tak tersisa.
Kondisi laut yang sedang surut, membuat warga yang tinggal di keempat rumah papan itu, kesulitan memadamkan api.
Baca Juga: Viral Fetish Kain Jarik Modus Riset Mahasiswa Alumnus SMA di Banjarmasin
Ditambah lagi sulitnya akses bagi empat mobil damkar dan 1 mobil tangki penyuplai air menuju lokasi kebakaran.
Meski begitu, 20 petugas yang berjibaku berhasil memadamkan api. Butuh waktu sekitar 3 jam untuk menjinakkan api yang memakan bagian dinding rumah yang terbuat dari kayu dan beratap asbes itu.
Berita Terkait
-
Pemulihan Ekosistem Palsu Mengintai di Balik Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan
-
Tanpa Dokumen, 51 Ayam Bangkok Asal Malaysia Disita
-
10 Hari Bromo Membara, BNPB Ungkap 3 Biang Kerok Api Sulit Jinak: Medan Curam 80 Derajat
-
Karhutla Papua Selatan Meluas: Mengapa Kalender Pencegahan Perlu Disesuaikan?
-
Karhutla 200 Hektare di OKI Belum Sepenuhnya Padam, Tim Kejar Ekor Api
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Tawarkan Jasa Seks via MiChat, Wanita Batam Dihukum Setahun Penjara di Malaysia
-
Lantik 311 Pejabat Pemkot Batam, Amsakar Ingatkan Tak Ada Pungli dan ASN Malas
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah