facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pengakuan Korban Selamat dari Kapal PMI yang Tenggelam di Batam: Tanpa Pelampung, Mengapung Berjam-jam di Laut

Eliza Gusmeri Kamis, 23 Juni 2022 | 19:00 WIB

Pengakuan Korban Selamat dari Kapal PMI yang Tenggelam di Batam: Tanpa Pelampung, Mengapung Berjam-jam di Laut
Ilustrasi tenggelam. (Pixabay/Suetot)

Sahman (35) satu korban selamat dari tenggelamnya kapal PMI di Perairan Nongsa, Kota Batam akibat cuaca buruk, Kamis (16/6/2022) malam itu.


Ingin Bekerja dengan Penghasilan Tinggi


Sahman berasal dari Lombok Timur, Ia berencana untuk bekerja ke Malaysia karena ingin menaikkan penghasilan.

Sehari-hari, Sahman bekerja sebagai buruh serabutan dengan penghasilan yang tidak tetap, umumnya Ia bisa menghasilkan uang senilai kurang dari Rp 2 juta per bulan.

“Karena gaji yang kecil di kampung, Saya tertarik ke luar negeri, supaya penghasilan bisa bertambah,” ujarnya saat ditemui di rumah singgah BP2MI wilayah Kepri di Batam, Selasa (20/6/2022) lalu.

Informasi mengenai pekerjaan ke luar negeri diperolehnya dari tetangganya, Syahnan yang juga satu rombongan speed boat dengannya, namun hingga kini masih hilang.

Baca Juga: Alasan Kenaikan Harga Tiket Feri di Batam karena Beli BBM di Singapura, Kadin: Aneh, Mengapa Tak Pakai Pertamina?

Sahman mengaku harus membayar Rp 7,5 juta agar dapat bekerja ke Malaysia dan belum termasuk ongkos pesawat dari Lombok ke Batam, totalnya melebihi Rp 10 juta.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait